MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Tim sepak bola Kabupaten Barito Utara melaju ke final setelah mendapatkan kemenangan telak dari tim Katingan pada Rabu malam (24/10/2018) dengan skor 4 - 1

.

Kemenangan yang diraih Untung Riyadi (kapten Barito Utara) Cs dibuka oleh Yuyu Suhendra yang menggunakan seragam dengan nomor punggung 18 pada menit ke 32 dengan melesatkan tendangan dari luar kotak penalti. Gol pertama ini membuat suasana di Stadion Swakarya Muara Teweh menjadi gempar menjadikan skor 1 - 0 untuk Barito Utara.

Berjalan enam menit dari gol pertama, tim lawan diuntungkan dengan diberikannya hadiah penalti akibat kesalahan tim belakang Barito Utara. Tendangan penalti diambil langsung oleh Riko Fransisko dengan nomor punggung 7 berhasil merobek gawang M F Hasanudin sehingga merubah kedudukan menjadi imbang yakni 1 – 1.

Tak ingin berakhir imbang, tim Barito Utara berusaha menambah keunggulan dibabak pertama. Tiga menit sebelum peluit turun minum dibunyikan Wisnu Bagas Koro (9) berhasil manambah gol untuk Barito Utara dari kemelut didepan gawang Katingan, dan menjadikan kedudukan 2 -1 untuk kemenangan Barito Utara hingga turun minum.

Selanjutnya, peluit ditiupkan oleh wasit Slamet Riyadi tanda dimulainya babak kedua tendangan dimulai dari tim Barito Utara. Pertandingan berjalan sengit dan tendangan-tendangan ke arah gawang terus dilayangkan oleh kedua tim namun tidak ada yang menambah gol hingga menit ke 74.

--page

Beberapa menit sebelumnya, tim Barito Utara memasukkan Aminudin (7) pada menit  ke 52 mengggantikan Nova Kurnia. Benar saja, strategi pelatih Roni Arifin membuahkan hasil. Dimenit ke 75 Aminudin berhasil menambah gol bagi Barito Utara melalui tendangan dalam kotak penalti, menjadikan kedudukan 3 – 1. 

Setelah gol Aminudin, tim sepak bola Barito Utara terus berkembang.

Pada menit ke 88, kembali Barito Utara menambah gol untuk memastikan kemenangan telak atas Katingan  atas tendangan Akhsay Rismawanto yang berseragam dengan nomor punggung  dan menjadikan skor 4 – 1 hingga ditiupnya peluit panjang oleh wasit.

Tim asuhan Roni Arifin ini nantinya akan berhadapan tim sepakbola Palangka Raya di final yang berhasil mengalahkan tim Kotawaringin Barat yang terkena WO karena langsung menarik pemainnya keluar lapangan sebelum pertandingan berakhir. (RAMADHANI/B-5)