SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur HM Jhon Krisli mengakui rencana pembahasan RAPBD 2019 akan dilaksanakan bulan November mendatang. Tentu jadwal itu molor dari rencana sebelumnya.

Menurut Jhon, awalnya pembahasan itu direncanakan bulan Oktober namun  karena masih banyaknya agenda DPRD yang harus dituntaskan sehingga molor ke bulan berikutnya.

"Dalam waktu sebulan itu dirasa cukup, asalkan tidak melewati batas 30 November," kata Jhon, Kamis (25/10/2018).

Jhon mengakui, pembahasan itu akan dilakukan secara maraton. Namun tidak akan mengesampingkan substansi pembahasan, terutama  untuk kegiatan yang bersinggungan dengan masyarakat.

Menurut dia, tim anggaran eksekutif dan legislatif harus kerja keras agar pembahasan APBD 2019 bisa selesai tepat waktu sehingga tidak mengganggu program kerja anggota dewan yang lain.

--page

Sekadar diketahui, dalam rancangan struktur APBD Kotawaringin Timur 2019 ditetapkan, untuk pendapatan sebesar Rp1,45 triliun. Kemudian untuk Belanja sebesar Rp1,50 triliun dengan defisit sebesar Rp53,21  miliar atau sebesar 3,67%.

Meski begitu, dalam sruktur rancangan APBD tahun anggaran 2019 masih belum memperhitungkan alokasi pendapatan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). (NACO/B-2)