BORNEONEWS, Sampit- Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat (Disperkim) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Ahmad Sarwo Oboi, menyebut bahwa banyak pohon hijau di dalam Kota Sampit sengaja diracun oknum tidak bertanggung jawab hingga mati dan batangnya keropos.
"Banyak pohon di jalan protokol di dalam kota yang memang diperuntukkan untuk penghijauan malah dimatikan dengan cara diracun. Dan ini sangat disayangkan," ujar Oboi, Jumat (26/10/2018).
Oboi mengaku tidak mengetahui identitas pelaku. Namun, ia sangat kecewa dengan aksi oknum tersebut. Apalagi pohon yang berada di tepi jalan sengaja ditanam untuk keindahan dan keasrian kota.
Ia melanjutkan, pelaku beraksi dengan mengupas kulit pohon. Setelah itu disiram dengan racun ataupun bahan bakar. Hal itu membuat pohon perlahan mati dan keropos.
"Inilah yang kami temukan di lapangan dan kami berupaya melakukan pemotongan terhadap pohon tersebut agar tidak roboh hingga memakan korban," ungkap Oboi.
--page
Sejauh ini setidaknya ada 100 pohon mati akibat diracun oknum tidak bertanggung jawab. Jumlahnya bisa saja lebih besar dari yang dicatat petugas Disperkim karena hampir semua tepi jalan dalam Kota Sampit ada pohon yang mati. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








