BORNEONEWS, Muara Teweh– Pelatih tim Kota Palangka Raya, Eko Tamami, menerima dengan lapang dada kekalahan anak asuhnya dari tuan rumah Barito Utara pada partai final cabang olahraga sepak bola Porprov XI Kalteng.
Bermain di Stadion Swakarya, Kota Muara Teweh, Jumat (26/10/2018), tim dari ibu kota Provinsi Kalteng itu tumbang dengan skor akhir 2-0.
Seusai laga, Eko Tamami mengatakan bahwa kekalahan timnya disebabkan para pemain tidak tampil maksimal pada pertandingan final. Ditambah lagi semangat anak asuhnya menurun ketika gol kedua tim tuan rumah disahkan wasit meski berbau offside.
Eko Tamami mengatakan, pertandingan final melawan tuan rumah cukup seru. Walaupun kalah, dirinya bisa menerima dan tetap semangat.
“Permainan cukup seru, tetapi beberapa kejadian di babak awal menjadikan mental pemain kita down. Apalagi jelas–jelas pemain Barito Utara terperangkap offside pada gol kedua. Namun, kami mengakui tim tuan rumah lebih unggul hari ini,” ungkapnya.
--page
Meski menerima hasil laga, Eko Tamami menilai timnya banyak dirugikan oleh kepemimpinan wasit yang berat sebelah. “Di babak awal kita banyak dirugikan,” ungkapnya. (RAMADANI/B-3)








