BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Sarjono menegaskan agar APBD 2019 mendatang terutama yang berkaitan dengan sektor pendidikan agar banyak diarahkan untuk wilayah pedalaman.
Karena untuk diperkotaan menurut Sarjono fasilitas pendidikan sudah memadai, sehingga tidak perlu lagi terlalu banyak perhatian. Beda jauh dengan kondisi sekolah yang ada di pedalaman.
Di sana menurut dia banyak sekolah yang tidak layak ditempati bahkan ada sejumlah sekolah yang hampir tidak bisa melakukan kegiatan belajar mengajar pada musim hujan karena atapnya yang bocor.
"Kami berharap 2019 ini fasilitas sekolah di pedalaman sudah memadai semua," ucap politisi partai Golkar tersebut.
Menurut Sarjono persoalan pendidikan di Kotim khususnya pedalaman bisa dikatakan komplek. Selain kurangnya tenaga pendidik sarana pendidikan yang tidak layak juga masih jadi keluhan.
--page
"Berbanding jauh dengan yang di Kota. Sebenarnya sejumlah orang tua ingin menyekolahkan anak mereka ke kota namun semua itu terbentur dengan aturan sistem zonasi," ucapnya.
Maka dari itu dengan aturan yang diberlakukan Disdik, instansi itu juga harus komitmen untuk memberikan fasilitas yang merata agar mutu pendidikan di seluruh sekolah di Kotim sama. (NACO/B-5)








