BORNEONEWS, Palangka Raya - Politisi senior dari Partai Golongan Berkarya (Golkar) Abdul Razak turut priharin adanya anggota DPRD Kalteng yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.
"Tentunya saya sangat prihatin terkait adanya kasus ini," ujar Razak saat dihampiri wartawan di Istana Isen Mulang, Sabtu (27/10/2018).
Meski mengetahui adanya legisltaif Kalteng yang terjaring OTT oleh KPK, namun Abdul Razak enggan memberi komentar lebih lanjut.
"Mengenai sikap dewan, kita tunggu sajalah, saat ini saya tidak bisa memberi lebih lanjut," tambahnya.
Hingga kini kabar terbaru menyebut ada 6 orang pengusaha dan 8 anggota legislatif Kalteng yang dipanggil KPK. (GAZALI/B-6)








