BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotim terus berupaya mencegah potensi dini gangguan kamtibmas. Salah satunya, dengan menyiagakan personel di Pospol Baamang. Hal itu, menindaklanjuti laporan warga perihal maraknya tawuran di sana.
"Apel UKL (unit kecil lengkap) kita laksanakan di Pospol Baamang. Ini salah satu cara menindaklanjuti laporan warga soal tawuran yang sempat terjadi beberapa waktu lalu," kata Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel, Minggu (28/10/2018).
"Ini salah satu cara Polres Kotim dalam mewujudkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, guna mengantisipasi berbagai jenis gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi, termasuk tawuran," kata Rommel.
Lokasi Pospol Baamang dipilih, karena lokasi tawuran yang sempat terjadi berdekatan dengan pospol itu.
"Memang kita kekurangan personel untuk siaga di pospol. Makanya kita laksanakan apel UKL di malam-malam tertentu, yang terjadi tawuran," kata Rommel.
--page
"Tidak menutup kemungkinan penebalan personel kita wujudkan dengan apel UKL bergeser ke tempat dan waktu lainnya, menyesuaikan dengan tingkat ancaman gangguan kamtibmas yang ada,” pungkas Kapolres Kotim.
Sementara itu, warga setempat, Yono, mengapresiasi langkah kepolisian. Bahkan, menurutnya, dengan kesiagaan itu, tawuran sudah tidak terjadi.
"Alhamdulillah aman. Saya lihat tidak pernah lagi terjadi tawuran, saat anggota siaga di pospol tersebut," kata Yono.
Dia berharap, langkah efektif kepolisian itu terus berlanjut ke depannya. Selain berguna mencegah tawuran, juga mengantisipasi aksi kejahatan lainnya.
"Kami di sini merasa keamanan terjamin, karena ada polisi siaga di pospol itu," tutur dia. (NACO/B-11)








