PANGKALAN BUN TOPIK –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sekitar 20 pelajar peserta upacara peringatan ke-90 Sumpah Pemuda yang digelar di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (29/10/2018) terpaksa harus digotong ke tenda kesehatan.

Teriknya matahari ditambah kondisi fisik yang lemah akibat tidak sarapan pagi, sehingga membuat pelajar in lemas dan pingsan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar yang juga merupakan Plt Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fachrudin mengatakan secara umum kondisi para peserta upacara yang sempat pingsan tersebut baik-baik saja.

"Rata-rata mereka pingsan akibat tidak kuat menahan teriknya matahari saat pelaksanaan upacara dan ada yang kondisi badanya lemah akibat tidak sarapan," jelasnya.

Namun secara umum tidak ada persoalan medis yang berat pada para pelajar yang pingsan tersebut. Dia kemudian menjelaskan jumlah tenaga medis yang bertugas di tenda kesehatan hari itu.

"Petugas kesehatan yang bertugas hari ini berasal dari berbagai instansi dan organisasi. 5 petugas berasal dari Dinas Kesehatan Kobar, 4 petugas dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun serta anggota Taruna Siaga Bencana Dinas Sosial Kobar," jelasnya. (YUDA/B-6)