KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Seorang bocah di Kabupaten Katingan meninggal dunia karena penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Sekda Katingan Nikodemus mengatakan, ada satu orang bocah di Desa Hampalit Kereng Pangi yang meninggal dunia akibat terserang DBD itu.

"Korban yang meninggal dunia warga Kereng Pangi itu positif kena DBD," kata Sekda Katingan Nikodemus usai menghadiri peringatan HUT BPK ke 57, Senin (29/10/2018).

Namun demikian, Sekda Nikodemus tidak membeberkan identitas warga Kereng Pangi yang dinyatakan meninggal dunia lantaran terkena penyakit DBD tersebut.

"Mengenai datanya coba tanya ke Dinas Kesehatan. Yang pasti warga Kereng Pangi yang meninggal dunia akibat DBD itu masih anak-anak," akunya.

--page

Anak tersebut, katanya, meninggal dunia di rumah sakit sekitar sepekan lalu. Setelah kasus meninggalnya salah satu warga Kereng Pangi karena DBD itu, Dinas Kesehatan Katingan kemudian melakukan pengasapan atau fogingg fokus yang dipusatkan di area tempat tinggal korban.

"Kemarin saya juga turun melakukan fogging fokus ini baik di Kasongan maupun di Kereng Pangi," akunya.

Sekda Nikodemus mengimbau kepada lapisan masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegepty itu. (ABDUL GOFUR/B-2)