SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meraih peringkat ketiga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng 2018 di Muara Tewah. Tetapi, Bupati Kotim mengatakan itu merupakan sebuah kebanggaan.

"Memang kita meraih peringkat ketiga, namun itu seperti juara umum. Karena atlet yang kami turunkan merupakan asli Kotim, tidak ada mendatangkan (atlet) dari luar daerah," kata Supian Hadi, Senin (29/10/2018). 

Dia menyindir ada kabupaten yang menyewa atlet luar daerah. Dia menilai, hal itu tidak baik untuk kemajuan olahraga di Kalteng.

"Tentu kami kecewa dengan itu. Tapi kami sudah merasa bangga dan serasa menjadi juara umum, walaupun kenyataannya berada di peringkat tiga di bawah Palangka Raya dan tuan rumah Barito Utara," kata Bupati Kotim. 

Terkait itu, dia ingin pada Porprov Kalteng selanjutnya, verifikasi atlet didampingi polisi dan disdukcapil. Sehingga, jika ada pemalsuan dokumen dapat diketahui. Serta bisa ditindak sesuai aturan.

--page

"Mudah-mudahan pada Porprov 2022 nantinya, tidak lagi terjadi hal tersebut," kata Bupati Kotim. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)