BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kabar mundurnya Bob Dwi Cipta Mahaputra dari jabatan Ketua Umum KONI Kabupaten Kapuas kian santer. Seiring hal tersebut, ada beberapa nama yang berniat maju menggantikan Bob.
Terkait hal tersebut, Ketua Pengurus Cabang Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kapuas, A Subriansyah, berharap Ketua Umum KONI Kapuas nantinya orang yang aktif dengan olahraga, memerhatikan aspirasi cabang olahraga, dan mau berkorban untuk kemajuan olahraga di Kapuas.
"Saya melihat banyak kandidat yang ingin jadi Ketua KONI. Ada juga kabar bahwa calon dari kalangan pejabat publik atau ASN. Kita khawatir KONI ini akan terulang kembali, kalau orang-orang (yang memimpin) bukan olahragawan," kata Subriansyah, Senin (29/10/2018).
Jangan sampai, Subriansyah menambahkan, KONI hanya dijadikan tunggangan untuk kepentingan sesaat.
"Menurut saya kalau pejabat publik atau pun PNS mereka itu rangkap jabatan, pasti salah satu jabatannya tidak akan fokus nanti. Kalau tidak fokusnya di KONI, maka olahraga yang jadi korban," kata dia.
Selain kekhawatiran rangkap jabatan yang membuat tidak maksimal dalam bekerja, adanya kabar pencalonan Ketua KONI dari kalangan ASN juga bertentangan dengan aturan. Selain undang-undang tentang sistem keolahragaan nasional dan peraturan pemerintah.
--page
"Larangan rangkap jabatan kepala daerah/wakil kepala daerah, pejabat publik, anggota DPRD, DPR RI maupun PNS/ASN di kepengurusan KONI, dipertegas dengan surat edaran Mendagri Nomor: 800/2398/SJ tanggal 26 Juni 2011," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)








