PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Balai Permasyarakatan (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun mengadakan pelatihan kerja bagi narapidana yang bebas bersyarat. Pelatihan keterampilan kerja tersebut sebagai bentuk pembinaan.

Saat ini, program pelatihan kerja yang diberikan pada klien Bapas adalah pelatihan keterampilan budidaya ikan yang bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Kobar.

Sebagai rangkaian pelatihan tersebut, Bupati Kobar Nurhidyah secara simbolis menebar benih ikan patin di kolam pemeliharaan milik Bapas, Selasa (30/10/2018) sore.

Didampingi Kepala Bapas Kelas II Pangkalan Bun Husni Thamrin, Bupati mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Kerja sama antara Bapas Kelas II Pangkalan Bun dan Diskanla Kobar tentunya sangat bermanfaat untuk membina masyarakat. Terlebih salah satu fokus pembangunan kita adalah pengembangan pertanian dalam arti luas yang salah satunya adalah pengembangan budidaya perikanan," tutur Bupati.

--page

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa mengubah kesan dan pandangan masyarakat terhadap Lapas dan Bapas.

"Karena dua tempat itu kesannya adalah tempat menghukum para kriminal. Namun, saat ini kesan tersebut mulai diubah menjadi hal yang positif, yaitu tempat pembinaan mental, spiritual, dan keterampilan bagi sebagian masyarakat yang sempat salah arah," sebut Bupati.

Karena itulah, Bupati berharap kegiatan ini bisa berjalan secara berkesinambungan dan bukan hanya melengkapi program Bapas.

"Karena pembudidayaan ikam kerambaini juga bisa menjadi nilai tambah ekonomis bagi klien Bapas dan bisa juga untuk mendukung operasional Bapas. Untuk itu, Pemkab Kobar berkomitmen membantu pembinaan tersebut. Bahkan saya meminta pada Kepala Diskanla Kobar untuk terus memantau perkembangan ikan yang dipelihara hingga panen," pintanya. (KRIDA/B-3)