SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Manajemen Sinarmas Group memilih bungkam, usai penggeledahan tim KPK pada kantor di Sampit, Jalan HM Arsyad, Kecamatan MB Ketapang, Selasa (30/10/2018).

"Nanti dulu saya coba laporkan dulu," kata salah seorang satpam, Selasa (30/10/2018) malam itu.

Setelah ia masuk ke dalam dan beberapa saat keluar ia menegaskan kalau pihak perusahaan tidak mau dimintai keterangannya.

"Mohon maaf mas tidak bisa," kata satpam tersebut.

Bahkan usai penggeledahan itu tidak satupun pihak manajemen perusahaan terlihat keluar. Di depan hanya tampak terlihat sejumlah petugas keamanan baik itu satpam perusahaan maupun personel Polres Kotim.

--page

Pihak perusahaan memang tampak tertutup. Bahkan sejak sebelum tim KPK datang petugas keamanan perusahaan tidak mengizinkan media untuk masuk ke dalam.

Meski di samping pos satpam tampak ada beberapa mobil yang diduga digunakan manajemen perusahaan yang kini tersandung kasus korupsi, setelah sejumlah petingginyab terjaring OTT KPK bersama oknum anggota Komisi B DPRD Kalteng untuk menutup persoalan limbah di Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan. (NACO/B-11)