PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Murid SDN 14 Palangka rutin membersihkan lingkungan sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga mengajarkan kepada murid tentang pola hidup bersih sebagai salah satu cara mengatasi demam berdarah dengue (DBD).

Kepala SDN 14 Palangka Normalina mengatakan, pihaknya merasa perlu melakukan tindakan pencegahan sejak dini dengan mengajarkan pola hidup bersih kepada anak didik. Supaya mereka bisa terhindar dari berbagai macam penyakit.

"Sekolahkan kondisinya sudah seperti ini, lingkungannya kotor dan kurang bagus. Jadi kami sebagai guru mengajarkan kepada para murid agar senantiasa melakukan pola hidup sehat dengan kebersihan," kata Normalina, Selasa (30/10/2018).

Pihak sekolah dan murid bersama-sama melakukan kerja bakti setiap seminggu sekali, untuk menciptakan kondisi lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.

"Murid sudah mulai paham akan hidup bersih dan sehat. Tiap hari Jumat kami bersama murid melakukan kerja bakti. Kita juga ajarkan kepada mereka kalau buang sampah itu harus pada tempatnya, jangan di bawah meja ataupun kolong sekolah," kata Normalina lagi.

--page

Di samping itu, sekolah sudah melakukan beberapa tindakan pencegahan DBD dengan cara pengecekan jentik nyamuk di taman atau pot bunga serta melapor ke puskesmas.

"Baru kali ini ada kasus DBD terjadi di sekolah ini sepanjang delapan tahun saya menjadi kepala sekolah. Semoga dengan pengajaran pola hidup bersih dan sehat tidak ada lagi murid lain yang terserang DBD," harap Normalina.

Sebelumnya, Great Adora Artalita, murid kelas 4, SDN 14 Palangka, dilaporkan meninggal dunia pada Senin (29/10/2018) karena terserang DBD. (AGUS PRIYONO/B-3)