PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ramainya pemberitaan operasi tangkap tangan anggota legislatif asal Kalimantan Tengah (Kalteng) menuai pendapat dan komentar dari berbagai kalangan.

Kali ini kalangan akademisi mengaku bersedih sekaligus kecewa karena mengetahui integritas yang mengaku wakil rakyat Kalteng ternyata terjerat kasus suap.

"Tentunya saya sebagai mahasiswa prihatin karena mereka mengemban kepercayaan masyarakat, namun malah memanfaatkan jabatannya untuk mencari uang haram," ujar Lutfi Rahman yang saat ini menempuh pendidikan di IAIN Palangka Raya, Rabu (31/10/2018).

"Apalagi kasus ini mendekati tahun politik 2019, takutnya kejadian ini bisa membuat kepercayaan masyarakat kepada pemimpin menjadi menurun," lanjutnya.

Lufti yang juga saat ini baru menjabat sebagai ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Palangka Raya ini berharap dengan adanya OTT legislatif di Jakarta oleh KPK bisa membuat efek jera kepada pelaku koropsi, khususnya di Kalteng.

--page

Dia juga mengharapkan, calon legislatif (caleg) 2019 tidak hanya sekadar memberi janji manis agar kepecayaan masyarakat bisa terjaga. (GAZALI/m)