KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Meski sudah tercatat ada sekitar 20 warga sebagian besar anak-anak yang positif terserang DBD dengan korban meninggal dunia satu orang anak, Pemerintah Kabupaten Katingan belum menetapkan status KLB (kejadian luar biasa) DBD.

"Memang ada peningkatan adanya warga yang terserang DBD ini, tapi tidak terlalu signifikan dan saat ini pasien DBD yang masih dirawat hanya empat orang," kata Bupati Katingan Sakariyas, Rabu (31/10/2018).

Menurut Bupati Sakariyas, dari informasi yang diperoleh pihak RSUD Mas Amsyar selama bulan Oktober 2018 ini rumah sakit tersebut telah merawat sebanyak 20 orang pasien DBD, sebagian besar adalah anak-anak.

Akan tetapi kemudian kasus DBD ini tidak meluas sehingga pihak Dinas Kesehatan belum menetapkan status menjadi kejadian luar biasa (KLB).

"Kita berharap kasus DBD di wilayah kita ini tidak meluas. Dan kemarin sudah dilakukan fogging fokus di Kasongan dan Kereng Pangi, hari ini giliran di Tumbang Samba," ucapnya.

--page

Bupati Sakariyas mengimbau untuk menghindari serangan penyakit mematikan itu, warga diminta membiasakan pola hidup bersih. (ABDUL GOFUR/B-2)