PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah mengatakan bahwa dirinya tidak menerima ada alasan anggaran terhadap pantauan kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Hal ini juga berlaku pada pemantauan gal elpiji 3 kilo gram (Kg) yang saat ini sudah seperti kebutuhan dasar bagi masyarakat kurang mampu.

"Kemarin memang ada alasan bahwa pemantauan gas elpiji itu tidak ada dananya, katanya hanya bisa memantau sampai agen penyalur. Saya katakan tidak ada alasan terkendala dana. Saya minta pemantauannya dimasukkan dalam pemantauan harga-harga di pasar, tidak perlu harus khusus memantau elpiji, disatukan saja dengan pantauan harga pasar," kata Umi, Kamis (1/11/2018).

Menurut Umi Mastikah, saat ini sudah banyak masyarakat kecil yang mengeluhkan kelangkaan elpiji 3 Kg atau mahalnya harga gas yang diperuntukkan bagi rakyat miskin ini. "Ini sedang kita tangani, semoga cepat teratasi kelangkaan ini," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)