BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) Kabupaten Barito Selatan mencatat masih tiga desa yang belum mengajukan pencairan dana desa (DD) tahap II. 

Kasi Bina Pengelolaan Keuangan, dan Aset Desa pada DSPMD Barsel, Tony Akhmadi mengatakan tiga desa tersebut yakni Desa Bipak Kali, dan Kayumban, dan Desa Lembeng.

“Tiga desa masih belum mengajukan pencairan dana desa tahap II hingga saat ini,” kata Tony, Kamis (1/11/2018). 

Kendala untuk dua desa yakni Kayumban dan Bipaka kali karena Kadesnya meninggal dan penjabat (pj) kadesnya baru dilantik, sedangkan Desa Lembeng masih dalam proses pengajuan.

Pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan pemberitahuan melewati telek kepada tiga pemerintahan desa tersebut untuk mengajukan pencairannya. 

--page

Kalau tiga desa tersebut tidak mengajukan pencairan tahap kedua, maka desa lainnya belum bisa melakukan pencairan, sebab pencairannya dilakukan secara kolektif. 

Dia mengatakan untuk pencairan dana desa dan alokasi dana desa ((ADD) 2018 ini dilakukan dalam tiga tahap.  

"Untuk tahap pertama dicairkan sebesar 20 persen, tahap kedua sebesar 40 persen, dan tahap ketiga sebesar 40 persen dari total jumlah ADD, dan DD tersebut," urainya. 

Adapun jumlah DD yang diperuntukan bagi 86 desa di Barito Selatan Rp70.547.743.000, sedangkan ADD Rp63.007.975.700.

"Total DD yang disalurkan tahap pertama sebesar Rp 14,1 miliar tahap kedua Rp 28,2 miliar  dan tahap ketiga sebesar Rp 28,2" ucap dia.

Sedangkan total ADD yang disalurkan pada tahap pertama Rp18.9 miliar, tahap kedua Rp25,2 miliar, dan tahap tiga Rp18,9 miliar. (URIUTU DJAPER/B-6)