SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - DPRD Kotawaringin Timur dalam waktu dekat akan menjadwalkan rapat dengar pendapat terkait keluhan para sopir sulitnya mendapatkan BBM.

"Kita akan laksanakan rapat dengar pendapat duduk bersama dalam rangka mencari solusi dan jalan keluar persoalan masalah BBM ini," kata Supriadi, Jumat (2/11/2018).

Supriadi menjelaskan, hal tersebut merupakan bentuk kepastian DPRD menangggapi persoalan kelangkaan BBM.

Supriadi mengaku tidak mau sopir yang bekerja untuk kehidupannya sehari-hari itum terhambat lantaran ulah oknum pelansir. Ia ingin kebutuhan sopir bisa diprioritaskan.

"Saya sudah terima banyak aduan. Banyak sopir tidak kebagian minyak di SPBU. Akibatnya, pekerjaan mereka terhambat," kata Supriadi.

--page

Padahal banyak sopir yang bergantung pada minyak untuk jasa angkutan. Namun akibat sulitnya mendapatkan BBM ini, sopir seakan dikorbankan.

Supriadi mendesak agar masalah ini tidak berkepanjangan. Jangan sampai semakin banyak masyarakat yang menjadi korban. (NACO/B-11)