BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dewan Pimpinan Daerah (DPP) Partai Golkar Kabupaten Lamandau menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), Sabtu (3/11/2018).
Musdalub yang berlangsung di Gedung Pertemuan Sembaga Mas, Nanga Bulik itu bertujuan untuk memilih ketua DPD definitif yang baru setelah Ketua DPD Partai Golkar Lamandau sebelumnya yakni H Abidin Noor mengundurkan diri.
Hadir dalam musdalub itu para pengurus di tingkat kabupaten, tingkat kecamatan serta ratusan kader hingga Ketua DPD Golkar Kalimantan Tengah HM Ruslan AS yang kala itu membuka agenda Musdalub. Tak hanya itu, pembukaan musdalub juga dihadiri oleh perwakilan pengurus dari sejumlah partai politik peserta pemilu.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Lamandau H Hendra Lesmana dalam sambutannya menyebutkan bahwa Musdalub DPD Partai Golkar Lamandau sangatlah penting untuk segera dilaksanakan, terlebih momen politik akbar 2019 baik pilpres maupun pileg sudah di depan mata, bahkan sejumlah tahapannya saat ini tengah berjalan.
"Musdalub ini sangatlah penting dalam rangk menciptakan pembenahan struktural (memilih ketua definitif). Karena kita harus menyiapkan struktur kepengurusan yang utuh dan solid jika targetnya adalah memenangkan Pemilu 2019," katanya.
--page
Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Kalteng HM Ruslan AS mengaku sangat senang dengan respon pengurus DPD Golkar Lamandau pasca pengunduran diri Ketua DPD Golkar Lamandau sebelumnya yakni H Abidin Noor.
"Artinya, musdalub yang digelar ini bukan disebabkan oleh adanya kekacauan atau sengakarut di tubuh organisasi melainkan semata-mata sebuah upaya menjaga serta meningkatkan soliditas organisasi yang ada saat ini," jelasnya.
Diketahui, Musdalub DPD Partai Golkar Lamandau ini berawal dari adanya pengunduran diri H Abidin Noor selaku ketua DPD Partai Golkar sebelumnya pada 10 Oktober 2018 karena alasan pribadi.
Merespon hal itu, DPP Partai Golkar menunjuk H Hendra Lesmana menjadi Plt Ketua DPD Golkar Lamamdau dengan tugas utamanya adalah segera melaksanakan musdalub tersebut untuk memilih pengurus definitif. (HENDI NURFALAH/m)








