BORNEONEWS, Nanga Bulik - H Abidin Noor resmi mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Lamandau sejak 10 Oktober 2018, Apa yang melatarbelakangi keputusan ini menjadi tanya besar.
Hingga akhirnya terungkap setelah Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah HM Ruslan AS menceritakannya di depan forum pada saat pembukaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Golkar Lamandau, Sabtu (3/11/2018).
"Agar tidak simpang siur, maka perlu saya ceritakan kronologis adanya Musdalub ini," ujar HM Ruslan AS mengawali penjelasannya.
Beberapa waktu lalu, jelas H Ruslan, H Abidin Noor ditemani Ketua Harian yakni Willin C Okamoto datang menghadap dirinya. H Abidin Noor berkonsultasi dan bermaksud mengundurkan diri dari Ketua DPD Golkar Lamandau. Alasannya, beliau ingin fokus menjalani perannya dalam dunia usaha.
"Artinya, tidak ada sama sekali isu konflik atau apapun itu di tubuh Golkar Lamandau. Alasan berhentinya murni urusan pribadi, bukan organisasi. Dan kami hargai itu. Di sisi lain, beliau (Abidin Noor) juga tetap memastikan loyal menjadi kader Golkar dan siap tetap terlibat dalam semua proses yang dijalani organisasi," katanya.
--page
HM Ruslan AS menyebutkan, menyikapi hal itu dan atas berbagai pertimbangan, DPD Golkar Provinsi kemudian mengonsultasikannya ke DPP Partai Golkar. Hingga akhirnya pengunduran diri yang bersangkutan diterima.
Pada 29 Oktober 2018, DPP menunjuk H Hendra Lesmana menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Lamandau, dengan tugas utama adalah segera menggelar Musdalub untuk menetapkan ketua definitif.
Penjelasan HM Ruslan AS itupun dibenarkan H Abidin Noor yang juga hadir pada musdalub tersebut. Ia membenarkan bahwa alasan pengundiran diri itu murni inisiatif pribadi dan karena alasan pribadi. Ia juga merasa sudah saatnya melepas jabatan ketua DPD kepada kader lain yang lebih siap.
"Murni alasan pribadi saja, tidak ada alasan lain. Adapun perjuangan politik ke depan saya akan tetap all out di Golkar, tidak akan kemana-mana. Golkar itu adalah partai kader, dan tidak harus menjadi ketua jika ingin tetap berkarya," tegas mantan Ketua Tim Pemenangan Hendra Lesmana-Riko Porwanto pada Pilkada Lamandau 2018 itu. (HENDI NURFALAH/m)








