BORNEONEWS, Kasongan - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) warga Kasongan Kabupaten Katingan meningkat sejak listrik PLN padam mengalami pemadaman.
Menurut pantauan borneonews.co.id sejak listrik PLN padam warga mulai ramai menggunakan BBM sejak Jumat (2/11/2018) pagi.
Sebagian besar keperluan BBM ini digunakan warga untuk menghidupi mesin genset guna menyalakan listrik di rumah masing-masing.
Hingga Sabtu (3/11/2018) sore ini listrik PLN untuk wilayah Kasongan dan sekitarnya tak kunjung menyala. Ini sebagai buntut robohnya tiang SUTET di wilayah Kalampangan, Kota Palangkaraya, dua hari lalu.
Hari ini permintaan akan BBM warga Kasongan dan Kereng Pangi meningkat. Sebab semakin banyak warga yang menggunakan mesin genset untuk keperluan di rumahnya masing-masing, seperti penerangan, memompa air dan lainnya.
Di SPBU Kasongan dan SPBU Kereng Pangi misalnya, sejak pukul 07.00 Wib pagi tadi hingga sore hari ini dua stasiun pengisian bahan bakar umum itu selalu dipadati warga yang ingin mengisi BBM.
Rata-rata warga yang datang itu menggunakan jerigen atau tangki berbagai ukuran, paling banyak yang isi 35 liter.
"Kemarin sempat beli dieceran, tapi karena informasi padamnya listrik PLN itu agak lama jadi kita beli BBM langsung di SPBU. Lumayan lebih murah dibanding eceran," kata Edi, warga Kasongan.(ABDUL GOFUR/m)








