PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya –  Sejumlah kegiatan seni pentas, dilangsungkan selama empat hari di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Yang difokuskan, terutama adalah pengembangan seni teater 

Ketua Pelaksana Agung Catur Prabowo mengatakan seni teater sesuatu yang penting dan harus dilestarikan. Karena itu, lanjutnya, kegiatan temu teater se-Kalteng dan Festival Teater se-Kota Palangka Raya diselenggarakan.                                                     

 "Pementasan karya seni  yang digagas ini diharapkan mampu mengakomodir bibit-bibit seniman dan budayawan yang andal namun kadang kala sering kurang terfasilitasi," kata Catur,  saat pementasan di Aula Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Sabtu (4/11/2018) malam.

"Ke depannya, agar komunitas sastra dan teater di Kalimantan saling berkarya dan supaya teater bisa lebih berkembang,” sambungnya.

Kegiatan yang sasarannya mempertemukan pegiat seni dari Kalimantan ini diselenggarakan Lembaga seni budaya dan olahraga (LSBO) PW Muhammadiyah Kalteng bekerja sama dengan Komunitas  Teater Palangka Raya (KTP).

Kegiatan temu teater se-Kalteng dan Festival Teater se-Kota Palangka Raya berlangsung empat hari, dibuka pada Kamis (1/4/2018) lalu oleh Ketua PWM Kalteng Yamin Mukhtar, hingga berakhir pada Minggu (4/11/2018) mendatang.

Catur menjelaskan, ada beberapa kegiatan penampilan dan lomba-lomba antara lain lomba monolog, lomba teater, pentas panggung terbuka, baca puisi, pentas teater, lomba pantonim,  launching musikalisasi puisi, whorksop teter, hingga sarasehan atau bincang teater.

“Secara keseluruhan, tujuannya adalah untuk mengagendakan pertemuan komunitas sastra, yang tidak terakomodir. Sebab ada kegiatan tahunan digagas oleh Taman Budaya, yang juga menggelar kegiatan tiap tahun, tetapi kan terbatas. Nah, itu yang kami kembangkan lagi,” beber dia. (GAZALI/m)