BORNEONEWS, Sampit - Ratusan sopir angkutan material melakukan aksi lantaran mereka menganggap solar subsidi selama ini justru hanya dinikmati oleh pengusaha pupuk dan karnel.
"Mana solar bersubsidi buat masyarakat. Lucu solar bersubsidi dinikmati oleh pengusaha angkutan pupuk dan karnel," teriak para sopir saat mereka berkumpul di kawasan Bundaran Balanga Jalan Jenderal Sudirman Km 3 Sampit-Pangkalan Bun, Senin (5/11/2018).
Ada sekitar 180 lebih truk yang berkumpul di kawasan bundaran itu. Mereka masih bernego dengan pihak kepolisian lantaran mereka ngotot ingin membawa semua truk mereka ke ke kantor DPRD Kotim Jalan Jenderal Sudirman Km 1 Sampit-Pangkalan Bun.
Aparat meminta mereka untuk membawa sebagian saja truk agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Sementara itu sejumlah sopir tetap ngotot ingin membawa semua truk mereka.
Selain membawa spanduk yang bertuliskan menuntut agar solar subsidi dibagikan kepada para sopir material itu aksi juga dilengkapi dengan sound untuk mereka melakukan orasi.
--page
Para sopir ingin jatah solar itu dibagikan kepada mereka yang benar-benar memerlukan. Bukan sebaliknya justru dinikmati oleh kalangan para pengusaha. (NACO/B-5)








