BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) pengadaan barang/jasa tahun, Senin (5/11/2018).
Kegiatan ini diikuti seluruh Kepala satuan organisasi oerangkat daerah (SOPD) dan camat. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto.
Riko mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi, kemampuan profesi dan pemahaman peraturan perundang-undangan dibidang pengadaan barang/jasa pemerintah.
"Artinya kegiatan ini diadakan agar dalam setiap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak menyalahi ketentuan dan peraturan yang berlaku," katanya.
Riko memastikan kegiatan Bimtek tersebut pemkab Lamandau dengan sengaja menggandeng pihak yang berkompeten yang antara lain adalah Lembaga Kebijakan Barang/jasa Pemerintah (LKPP) sebagai narasumbernya.
--page
"Semoga upaya ini memberikan pemahanan dan pengetahuan tambahan kepada pejabat yang berwenang dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa sehingga ke depannya pelaksanaan pengadaan barang dan jasa itu berjalan secara lebih profesional," ungkapnya.
Mantan Camat Menthobi Raya dan Sematu Jaya itu juga berharap, kinerja pengadaan barang/jasa pemerintah dapat terlaksana dengan prinsip tepat mutu, tepat jumlah, tepat harga, tepat lokasi dan tepat waktu.
"Selain itu juga, kegiatan ini juga ditujukan untuk mewujudkan pelaksanaan pengadaan barang jasa yang transparan akuntabel dan profesional sesuai dengan tata kelola pemerintahan yang baik serta dapat mendukung percepatan pelaksanaan pembangunan," ujarnya.
Riko juga mengaskan agar pelaksanaan pengadaan barang jasa pemerintah harus disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, termasuk berkesusuaian dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2018 tentang pengadaan barang jasa pemerintah.
"Proses pengadaan barang jasa pemerintah ini juga harus melalui tahapan-tahapan, mulai dari perencanaan pengadaan, persiapan pengadaan barang jasa dan pelaksanaan pengadaan barang jasa. Tujuannya tiadalah agar dapat mencapai prinsip-prinsip dasar pengadaan barang dan jasa yang efektif, efisien dan transparan," tukasnya. (HENDI NURFALAH/B-6)








