SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ucapan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kotim, Jakatan, sebelum ambruk pada RDP di DPRD, sempat terdengar jelas peserta rapat, Senin (5/11/2018) sore.

"Sebelum ambruk, beliau sempat ngomong mau ngajak Komisi II DPRD ke Pertamina Balikpapan. Minta kuota khusus BBM untuk petani," kata Wakil Ketua DPRD Kotim, H Supriadi.

Tiba-tiba, saat memaparkan itu, Jakatan tampak menghentikan ucapannya. Kemudian, ambruk hingga dilarikan ke rumah sakit.

"Tadi setelah berbicara seperti itu, saya mendengar suara beliau menarik nafas. Kemudian ambruk," kata salah seorang peserta RDP.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur, Jakatan, meninggal dunia mendadak saat menyampaikan paparannya pada rapat dengar pendapat (RDP) persoalan BBM di DPRD Kotim, Senin (5/11/2018) sore.

--page

Ketika itu, Jakatan menyampaikan paparan dan tiba-tiba ambruk dari kursinya. Jakatan kemudian langsung dihampiri rekan-rekannya maupun anggota dewan yang ada.

RDP sempat terhenti atas insiden itu. Kadis Ketahanan Pangan Kotim dinyatakan meninggal dunia, setelah mendapat penanganan tim medis di UGD UGD RSUD dr Murjani Sampit. (NACO/B-11)