BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana merencanakan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di lima desa akan dikonsorsiumkan dengan pihak swasta.
Akses lima desa yang dimaksud yakni akses Desa Bunut-Desa Sungai Mentawa-Desa Beruta-Desa Tamiang dan Desa Nanga Pamalontian.
"Pada dasarnya pembiayaan pembangunan jalan tersebut tetap menggunakan pos APBD Kabupaten Lamandau. Namun, untuk mengurangi beban anggarannya kita akan tetap melibatkan swasta," jelas Hendra Lesmana di hadapan forum saat melakukan kunjungan kerja bertempat di Balai Desa Bunut Kecamatan Bulik, Senin (5/11/2018).
Hendra berencana, pemkab bakal membentuk konsorsium perusahaan yang berinvestasi di wilayah tersebut. Sehingga pembukaannya pemkab akan minta perusahaan yang garap, sedangkan anggaran dari APBD Lamandau akan fokuskan untuk pengerasannya.
Hendra merinci, beberapa perusahaan dimungkinkan bisa diajak kerjasama adalah perusahan yang ada di lima desa itu. Misalnya PT. Nirmala Agro Lestari (NAL), PT. Gemareksa, USTP Group dan PT. Pilar Wana Persada.
--page
"Jika jadi, nantinya jalan yang dibangun bersama itu bisa saja terhubung ke desa Bakonsu (Kecamatan Lamandau)," harapnya.
Di tempat yang sama Wakil Bupati Lamandau Riko Porwanto berharap pembukaan jalan tersebut haruslah lebar. Minimal memiliki lebar badan jalan hingga 22 meter.
"Kami harap juga program pembangunan infrastruktur ini didukung penuh oleh masyarakat. Masyarakat diharapkan menghibahkan sebagian lahannya yang terlintasi jalan tersebut.
"Ini kan komitmen kita bersama demi membangun daerah. Di kota malah rebutan masyarakat untuk menghibahkan lahan agar ada jalan melintasi di lahannya. Nah paradigma itu juga harus di tiru. Jadi pemerintah tidak terkendala dalam melaksanakan pembangunan," katanya.
Sementara Ketua DPRD Lamandau H Tommy Hermal Ibrahim pun mengamini rencana itu. Ia berpendapat, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu cara dalam upaya memajukan suatu wilayah.
--page
"Masyarakat selaiaknya mendukung setiap kebijakan pemerintah. Karena pada dasarnya setiap program kerja pemerintah bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh," bebernya.
Timmy menilai, akses yang saat ini masih tertutup itu nantinya terbuka, maka aktivitas masyarakat jadi lebih mudah. Sehingga roda perekonomian akan cepat meningkat. (HENDI NURFALAH/m)








