BORNEONEWS, Sampit - Saat ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus beruapaya meningkatkan kunjungan wisatawan. Salah satunya dengan rutin menggelar kegiatan Mandi Safar di Sungai Mentaya yang akan digelar, Rabu (7/11/2018) besok.
"Kami berharap kegiatan Mandi Safar ini bisa menarik minat wisatawan datang ke Kotim. Dan mudah-mudahan bisa terwujud," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kotim, Fajrurrahman, Selasa (6/11/2018).
Mandi Safar tersebut akan dipusatkan di sekitar Ikon Patung Jelawat dan Pelabuhan Habaring Hurung Sampit.
Rencananya akan digelar sejak sekitar pukul 13.00 WIB. Mandi Safar merupakan kegiatan rutin tiap tahun.
--page
Mandi Safar merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat dengan menceburkan diri ke Sungai Mentaya.
Hal ini dilakukan sebagai simbol dan sekaligus harapan warga untuk membersihkan diri dari hal-hal tidak baik.
Namun untuk mendatangkan minat wisatawan, tradisi itu dikemas menjadi agenda pariwisata daerah. Pelaksanaan seakan sudah ditetapkan setiap tahun yakni pada Rabu terakhir di Bulan Safar.
"Mudah-mudahan tahun ini Mandi Safar bisa berjalan baik, dan tidak ada kendala apapun," katanya.
Ia juga mengundang dan meminta masyarakat Kotim agar memeriahkan kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan agar sektor pariwisata di Kotim semakin maju dan berkembang lagi dikemudian hari. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)


