PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib mengaku enggan mengatakan minimnya yang lulus CAT karena alasan kurangnya kesiapan dari peserta.

Alasan ini dia sampaikan mengingat provinsi lain juga mengalami minimnya peserta yang lulus nilai passing grade saat tes CAT.

"Sepertinya yang minim peserta lulus CAT ini merata di Indonesia, provinsi lain juga begitu," sebut Toyib, Selasa (6/11/2018).

"Mungkin dari sisi soal tahun ini lebih sulit ditambah waktu menjawab hanya 90 menit, jadinya banyak peserta yang kesulitan sehingga banyak tidak lulus," timpalnya.

Selain itu dia menyebut beberapa soal yang menjebak juga sangat mempengaruhi kelulusan peserta.

"Kalau tidak fokus, banyak peserta yang terkecoh karena ada beberapa soal dan jawabannya menjebak," tambahnya.

Meski menyebut begitu, Toyib mengaku tidak mengetahui pasti sehingga dua hari pelaksaan CAT yang diikuti 1.200 orang, hanya 10 peserta yang dinyatakan lulus. (GAZALI/B-6)