BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksaan tes CPNS di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dipastikan akan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Selain sistemnya yang sangat transparan karena menggunakan sistem CAT, ternyata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memantau jalannya seleksi CPNS di Kalteng.
"Sepengetahuan kami, sebelumnya kita sudah mengirimkan surat secara resmi kepada Ombudsman dan sejak awal tes CAT ini mereka hadir," ujar Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng, Ahmad Toyib, Selasa (6/11/2018).
"Kalau untuk KPK, kita tidak bisa memprediksi kehadirannya, namun kemingkinan besar mereka juga ada. Namun sifatnya hanya memantau, tidak mencolok seperti Ombudsman," bebernya.
Toyib mengaku selama tes CAT ini berlangsung tidak ada permasalahan yang BKD dapatkan, selain sempat menggunakan mesin genset karena listrik di Palangka Raya padam.
Selain itu, dia juga menyebut pelaksaan tes CPNS di BKD Kalteng menghabiskan anggaran kurang lebih sebanyak Rp 200 juta. (GAZALI/B-6)








