BORNEONEWS, Sampit - Pelaksanaan tes kompetensi dasar (TKD) seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) digelar di setiap daerah. Waktunya pun berbeda. Terkait itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan tidak ada kebocoran soal.
"Kami pastikan tidak ada kebocoran soal, walaupun daerah lain sudah selesai tes," kata Kabag Tata Usaha Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin, Hospita Gloria Sitomorang, Selasa (6/10/2018).
Sebab, soal yang akan diberikan kepada peserta dipastikan berbeda. Bahkan tidak hanya berdasarkan daerah, masing-masing peserta juga berbeda soalnya. Itu untuk memastikan tidak ada contekan maupun kebocoran soal.
Selain itu, pihaknya juga sudah memasang segel di server komputer yang digunakan TKD di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ini. Itu baru akan dibuka saat tes akan dimulai.
"Kami juga sudah memasang segel pada komputer yang digunakan untuk server. Dan dijamin soal yang ada di dalam sudah aman, tidak bisa dibocorkan," kata Gloria.
--page
Pemasangan segel tersebut dilakukan pada H-1 pelaksanaan TKD. BKD juga sudah memeriksan kelengkapan ujian tersebut. Dengan harapan tidak ada gangguan saat pelaksanaan nanti.
Adapun tes kompetensi dasar akan dilakukan selama enam hari. Dengan enam sesi per harinya, sejak pukul 07.30 - 19.00 WIB. Peserta akan mengerjakan 100 soal dalam waktu 90 menit. Dan dalam satu sesi ada 95 peserta yang melaksanakan ujian. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








