BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah keluarga para peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) beramai-ramai melihat nilai tes kompetensi dasar (TKD) yang ditampilkan di layar ruang tunggu para peserta.
Mereka sengaja memantau melalui layar tersebut untuk mengetahui nilai para sanak keluarganya yang ikut tes. Ini agar mereka bisa tahu sudah berapa nilai dari tes tersebut.
"Kami sengaja datang melihat langsung nilai suami saya yang ikut tes di dalam," ujar Dessi, Rabu (7/11/2018).
Ia berharap suaminya berhasil menjawab soal yang diujikan. Terutama berhasil melewati ambang batas tiga materi yang diberikan.
Para peserta tes TKD harus melewati ambang batas nilai yang sudah ditentukan pemerintah. Di antaranya yakni tes wawasan kebangsaan dengan nilai 75, tes intelegensia umum 80, dan tes karakteristik pribadi 143.
--page
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim Alang Arianto, pihaknya sengaja menyiapkan dua buah layar untuk para keluarga peserta. Sehingga bisa memantau langsung nilai hasil TKD yang dikerjakan peserta. Hal ini dilakukan agar meminimalisir kecurangan dan kecurigaan peserta.
"Kami ingin semuanya bersifat transparan. Jadi kelaurga bisa melihat langsung berapa nilai keluarga mereka. Dan dapat mencatatnya langsung," terang Alang.
Nilai tersebut langsung muncul dilayar setiap kali peserta menjawab soal. Sehingga bisa diketahui apakah sudah mencapai ambang batas atau belum. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








