PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Melalui program food estate, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) ingin memfokuskan pembangunan pertanian di Bumi Tambun Bungai.

Sejalan dengan kebijakan nasional  dalam RPJMN, Kalteng terus berbenah diri dan berupaya melakukan terobosan baru agar percepatan-percepatan di semua lini dapat terlaksana dengan baik.

"Sebagai bentuk kesiapan penyangga pangan nasional tersebut, Provinsi Kalteng memfokuskan pembangunan pertanian pada program food estate. Melalui pengembangan beberapa komoditas strategis berupa pengembangan padi organik," ujar Sugianto, Rabu (7/11/2018).

Adapun progresnya, lanjut Sugianto, sampai saat ini berdasarkan status lahan seluas 1.103.701 ha, mengungkinkan dikembangkan untuk program food estate, termasuk kawasan padi organik seluas 3.000.000 ha.

"Terkait hal tersebut, diperlukan upaya pelepasan kawasan hutan melalui terobosan khusus ataupun melalui pola kemitraan," lanjutnya.

--page

Dengan adanya program Food Estate, Gubernur berharap Pemprov Kalteng mengakhiri kebijakan monitarium pembukaan kawasan baru transmigrasi yang banyak menyebabkan ketimpangan. (GAZALI/B-6)