SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi mengharapkan, pada uji publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukamara tahun 2018 - 2023, dapat menghasilkan masukan untuk program pemerintah.

"Saya berhadap peserta dapat memberikan masukan terkait program dan kegiatan, sesuai dengan hasil dari perumusan skenario pembangunan berkelanjutan," kata Ahmadi, Rabu (7/11/2018).

"Dan kepada semua pihak, baik swasta dan masyarakat agar dapat memberikan kontribusinya terhadap pembangunan daerah sesuai tugas pokok dan fungsinya," imbuh dia.

Ahmadi menambahkan, dalam pelaksanaan uji publik I yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, telah diperoleh kesepakatan terkait dengan isi utama, tantangan dan kondisi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukamara.

Dan hasil tersebut telah dijadikan bahan dalam penyusunan alternatif skenario pembangunan berkelanjutan. Sementara Penyelenggaran uji publik II bertujuan untuk menyepakati rekomendasi hasil penyusunan skenario pembangunan berkelanjutan. 

--page

"Rekomendasi ini nantinya seyogyanya diintegrasikan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sukamara 2018 - 2023, agar cita-cita pembangunan berkelanjutan dapat terwujud," kata Ahmadi. (NORHASANAH/B-11)

////////////////////////////////////////////////////////