BORNEONEWS, Sampit- Pelaksanaan pemilu 2019 sudah semakin dekat. Baik itu pemilihan presiden dan wakil presiden, maupun anggota legislatif yakni DPRD, DPR RI, dan juga DPD.
Pemilu serentak tersebut akan dilaksanakan pada 27 April 2019. Terkait momen akbar itu, masyarakat diminta selalu menjaga suasana serta kondusivitas daerah.
"Masyarakat Kotim harus bersatu menjaga kondusivitas jelang pemilu. Jangan sampai membuat situasi kamtibmas di daerah rusak," imbau Bupati Kotim Supian Hadi, Kamis (8/11/2018).
Pemilu, lanjut dia, merupakan pesta demokrasi yang harus dijalani dengan damai tanpa konflik di tengah masyarakat. Warga berhak menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani masing-masing.
Harus dingat pula jati diri bangsa Indonesia. Jangan sampai berbeda pilihan membuat masyarakat terpecah.
--page
“Keamanan Pemilu bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata. Itu yang harus kita ingat. Ini merupakan pesta rakyat, yang mana rakyat juga memiliki hak dan kewajiban menjaga pemilu tetap berjalan damai, aman, dan tertib tanpa ada kendala,” ungkap Supian Hadi.
Untuk itu, Bupati meminta masyarakat Kotim selalu meningkatkan tali persaudaraan. Jangan sampai merusak suasana yang sudah aman dan kondusif. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








