SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi sangat prihatin dengan keadaan saat ini, karena daerahnya merupakan peringkat kedua terbanyak pengindap HIV/AIDS se-Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kondisi ini tentu menjadi perhatian khusus baginya. "Saya sangat prihatin dengan keadaan ini, dan saya minta dinas kesehatan maupun sejumlah SOPD terkait memperhatikan hal ini, jangan sampai menyebar terus dan semakin banyak pengindap HIV/AIDS di Kotim ini," ujar Supian, Kamis (8/11/2018). 

Supian juga sangat menyayangkan bahwa cukup banyak pengindap HIV/AIDS di Kotim ini yang masih berusia produktif. Bahkan mencapai 90 persen dari 36 penderita penyakit mematikan tersebut. 

Tentu hal ini menjadi perhatian khusus bagi mereka dan meminta agar para remaja dan masyarakat Kotim, untuk menghindari seks bebas. Karena banyak penularan virus melalui perbuatan tersebut. 

"Hindari seks bebas, apalagi sampai gonta-ganti pasangan. Karena akan rentan terjangkit penyakit tersebut," kata Supian. 

--page

Selain itu dirinya juga meminta kepada seluruh pihak terkait agar terus berupaya untuk menekan penularan HIV/AIDS tersebut. Terutama melalui sosialisasi maupun hal lainnya agar penularan HIV bisa terkendali dan tidak lagi bertambah nantinya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)