KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Ada lima catatan yang disampaikan Juru Bicara Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Gunung Mas, Evandi saat menyampaikan pandangan umum terhadap pidato pengantar bupati terhadap Raperda APBD 2019, Kamis (8/11/2018).

Pertama, mengingat Kelurahan Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Huku Utara akan menjadi tuan rumah Pesparawi tingkat kabupaten agar anggaran infrastruktur mendapat porsi yang lebih besar dari sebelumnya.

Dua, pembangunan jalan Tumbang Miri-Tumbang Napoi-Harowu, jalan Tumbang Miri-Tumbang Mahuroi, jalan Dandang-Tajungan-Ponyoi dan jalan Tumbang Habaon-Sandung Tambun supaya dianggarakan pada 2019.

"Peningkatan dan pemeliharaan jalan tersebut, terutana titik yang rusak berat," tegasnya. Ketiga, dalam rolling jabatan pegawai negeri sipil agar memperhatikan skala kebutuhan yang jelas.

"Jangan seperti yang sering terjadi beberapa waktu lalu. Setelah dipindah tidak ada pengganti untuk jabatan/tempat kerja sebelumnya," cetusnya.

--page

Keempat, pada 2019 tidak ada lagi penambahan tenaga honorer kusus di kantor/dinas/badan, kecuali guru dan tenaga kesehatan.

Jika ada tenaga honor di kantor berhenti atau diberhentikan agar anggaran dialihkan untuk tenaga kesehatan atau guru di daerah pelosok/desa/kelurahan yang membutuhkan.

Kelima, supaya pemerintah daerah memperhatikan program strategis nasional salah satunya KIS. Mengingat paling lambat 1 Januari 2019 seluruh penduduk Indonesia menjadi peserta BPJS kesehatan. Sementara sampai saat ini masih ada 70.785 jiwa yang belum menjadi peserta BPJS kesehatan. (EPRA SENTOSA/B-6)