SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur diimbau waspada penyakit yang muncul saat musim hujan. Seperti demam berdarah, penyakit kulit, dan lainnya. 

"Saat ini sudah memasuki musim hujan. Masyarakat harus waspada dengan penyakit, terutama demam berdarah dan diare," kata Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, Kamis (8/11/2018). 

Selain itu, di musim hujan dengan curah tinggi, potensi banjir juga meningkat. Kemudian, sumber-sumber air minum masyarakat bisa tercemar. Hal itu lah yang memicu munculnya berbagai penyakit.

Kemudian, saat banjir biasanya akan terjadi pengungsian. Sementara fasilitas dan sarana serba terbatas, termasuk ketersediaan air bersih. Penyakit seperti diare rawan menyerang.

“Masyarakat agar tetap waspada. Untuk menghindari penyakit diare, caranya mencuci tangan pakai sabun setiap akan makan/minum. Merebus air minum hingga mendidih, menjaga kebersihan lingkungan, dan membuang tumpukan sampah. Hubungi petugas kesehatan apabila ada gejala-gejala diare,” kata Supian Hadi.

--page

Selain itu, di musim hujan, biasanya akan terjadi peningkatan nyamut aedes aegypti pembawa demam berdarah.

Dengan meningkatnya populasi nyamuk sebagai penular penyakit, maka risiko penularan juga semakin meningkat.

“Masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi secara aktif melalui gerakan 3 M yaitu mengubur kaleng-kaleng bekas, menguras tempat penampungan air secara teratur, dan menutup tempat penyimpanan air dengan rapat," pesan Supian Hadi. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)