BORNEONEWS, Muara Teweh – Untuk dapat mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam penanggulangan kemiskinan, maka dalam melaksanakan kebijakan dan program penanggulangaan kemiskinan yang telah disusun perlu dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi, baik secara vertikal (antar wilayah pemerintahan) maupun secara horisontal (antar badan/instansi/ sektor/perangkat daerah terkait).
“Kita menyadari bahwa untuk menurunkan angka kemiskinan bukanlah pekerjaan mudah, untuk ltu diperlukan kerja keras dan komitmen penuh dari kita semua untuk bersama-sama memacu pertumbuhan ekonomi, sehingga akan tercipta banyak lapangan kerja serta berkurangnya angka pengangguran dan kemiskinan,” jelas Kepala Bappeda Litbang Barito Utara, Muhlis, Jumat (9/11/2018).
Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, maka sumber daya pembangunan akan meningkat, pendapatan lebih banyak yang akan meningkatkan alokasi pendanaan untuk pendidikan, kesehatan, usaha kecil, mikro, menengah dan sebagainya, untuk pelaksanaan kebijakan penanggulangan kemiskinan.
Muhlis juga mengatakan secara umum target pencapaian program penanggulangan kemiskinan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi jumlah penduduk miskin.
“Dalam Rapat Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan 2018, para peserta rapat mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan program/kegiatan penanggulangan kemiskinan di Barito Utara,” katanya.
Di samping itu diperoleh data dan informasi permasalahan, kendala dan solusi pemecahan masalah penanggulangan kemiskinan yang sudah didiskusikan bersama. (RAMADHANI/B-6)








