KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ambruknya jembatan di Desa Danau Pantau yang membuat jalur penghubung Kecamatan Timpah - Kecamatan Kapuas Tengah, dan Pasak Talawang putus. Warga terpaksa menggunakan jasa klotok penyeberangan.

"Untuk sementara akses penyeberangan diupayakan menggunakan kelotok atau perahu kecil oleh masyarakat setempat dengan biaya Rp10 ribu per orang dan Rp30 ribu untuk satu buah kendaraan roda dua," ungkap Kapolsek Timpah Iptu Syaifudin Zuhri, Sabtu (10/11/2018).

Lebih lanjut, demi memudahkan masyarakat pihaknya turut membantu proses penyeberangan warga yang menggunakan jasa tersebut.

"Anggota kami dan Koramil Timpah turut membantu masyarakat dalam aktivitas penyeberangan dan memberikan imbauan agar tetap berhati-hati dan tidak melebihi muatan," pungkasnya.

Adapun penyebab ambruknya jembatan tersebut lantaran curah hujan yang tinggi sejak tadi malam mengakibatkan debit air meningkat sehingga jembatan penghubung tersebut putus yang diperkirakan terjadi pada Sabtu (10/11/2018) sekitar pukul 09.00 WIB. (DODI RIZKIANSYAH/B-2)