BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Malam kenal pamit Kapolres Barito Selatan (Barsel) dari pejabat lama AKBP Eka Syarif Nugraha Husen kepada Kapolres yang baru AKBP Wahid Kurniawan berlangsung khidmat di rumah jabatan Bupati, Sabtu (10/11/2018).

Acara itu juga dihadiri Bupati Eddy Raya Samsuri dan Wakil Bupati Satya Titiek Atyani Djodir beserta unsur muspida, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala pengadilan, Kodim, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, beserta jajaran polres Barsel.

Dalam sambutannya, Eka Syarif Nugraha Husen mengatakan, malam ini merupakan penanda berakhirnya penugasan sebagai Kapolres Barito Selatan.

“Selama kurang lebih 11 bulan bertugas atau berdinas di Barsel, kami bersyukur karena sangat lancar dari awal hingga akhir,” kata Eka Syarif.

Menurutnya, 11 bulan bisa dibilang lama dan juga sebentar. Namun kesan selama di sini sangat bermakna. Selama bertugas dirinya mengakui selalu didukung oleh masyarakat.

--page

“Selama bertugas di sini tidak ada yang susah, karena selalu dibantu baik oleh pemerintah daerah maupun oleh masyarakat,” ucap dia.

Ia menceritakan, saat mulai bertugas di Barsel ada ujian yang cukup berat yakni demo masyarakat kelompok 66 dan ditemukan bangkai orangutan tanpa kepala.

Terkait, bangkai orangutan ini banyak tekanan dari dunia internasional. Namun beruntung hasil penyelidikan berjalan lancar hingga menemukan pelaku pembataian orangutan tersebut.

“Kita sangat berterimakasih kepada semua elemen masyarakat atas dukungan dan bantuannya sehingga semua itu bisa dikendalikan dengan baik,” ungkap dia.

Ia juga mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh elemen, apabila selama menjabat ada tutur kata yang tidak berkenan baik itu lewat perbuatan maupun dalam perkataan.

--page

Dirinya juga mendoakan agar semua masyarakat Barito Selatan akan selalu adil dan sejahtera. Ia pun meminta agar tetap diterima sebagai warga Barsel, meski pindah tugas ke daerah lain. (URIUTU DJAPER/B-2)