PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banyaknya putra daerah tidak lulus atau gugur saat tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi perhatian pelaku pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Slamet Winaryo menilai, banyaknya yang tidak lulus CPNS 2018 bukan karena kesalahan peserta tapi kesalahan bersama.

"Banyak yang putra putri daerah kita yang gugur saat CAT ini bukan karena kesalahan anak-anak, tapi kesalahan kita bersama," ujarnya, Minggu (11/11/2018).

"Para guru, pejabat Dinas Pendidikan, termasuk juga mungkin orangtua yang kurang perhatian sehingga anak kita tidak bisa bersaing dengan provinsi lainnya," lanjutnya.

Meski begitu, ke depan dia optimis dengan dukungan legisltaif dan pemerintah, provinsi Kalteng akan segera mencapai target mutu pendidikan seperti di provinsi Jawa dan Jakarta.

Dengan mencapai target mutu pendidikan, Slamet peraya putra daerah pada pendaftaran CPNS tahun berikutnya tidak mengalami kesulitan. (GAZALI/B-5)