NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik- Raut wajah cemas ditunjukan keluarga, kerabat, dan teman yang turut mengantar peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Lamandau ke lokasi ujian.

Mengetahui rendahnya tingkat kelulusan peserta di setiap sesi yang telah berlangsung, kian membuat keluarga dan kerabat semakin cemas.

Tidak jarang saat ujian berlangsung, di antara keluarga dan kerabat serta teman peserta, secara spontan mengomentari perolehan poin sementara yang terpampang pada layar LED yang disediakan panitia.

Suasana seperti itu terlihat di dua hari terakhir pelaksanaan SKD CPNS di Kabupaten Lamandau yang berlokasi di Gedung CAT Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM) Lamandau, Jalan Sudirman, Kota Nanga Bulik.

Bak nonton bareng pertandingan sepak bola, terkadang ada di antara keluarga dan kerabat serta teman peserta yang tidak kuasa menahan kegemasan mereka.

--page

Bahkan kegemasan itu sampai diekspresikan melalui teriakan-teriakan kecil. Terutama saat poin peserta sudah mendekati passing grade atau ambang batas minimal yang menjadi ketentuan lulus tidaknya peserta ujian.

"Sedikit lagi... ayoo... sedikit lagi.. Dua kategori lain jang diubah lagi, tinggal poin TKP-nya (tes karakter kepribadian),"cetus salah sorang laki-laki yang tampak serius memelototi layar LED di sesi VI pelaksanaan SKD CPNS, Sabtu (10/11/2018) malam.

Sesuai ketentuan, peserta dinyatakan lulus SKD CPNS jika nilai yang diperoleh dari tiga kategori soal sesuai passing grade atau lebih.

Adapun passing grade yang diterapkan untuk tiga kategori soal SKD antara lain, tes wawasan kebangsaan (TWK) 75, tes intelegensia umum (TIU) 80, dan tes karakter pribadi (TKP) 143.

Sementara itu, hingga hari kedua pelaksanaan tes SKD CPNS Kabupaten Lamandau sesi ke-IV, Minggu (11/11/2018), total baru 10 peserta yang dinyatakan lulus. (HENDI NURFALAH/B-3)