BORNEONEWS, Sampit - Meskipun saat ini pembenahan ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit sedang dilakukan, namun masih ada sejumlah ruangan mengalami kebanjiran. Seperti ruang poli bedah dan juga kamar operasi.
"Ada empat ruangan yang mengalami kebanjiran, yakni poli bedah, rehabilitasi medik, laboratorium, dan juga kamar operasi," ujar Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Dr Murjani Sampit Dr Yudha Herlambang, Senin (12/11/2018).
Walau mengalami kebanjiran, namun tidak terlalu mengganggu aktivitas pelayanan terhadap masyarakat yang sakit karena saat ini banjir sudah mulai surut. Para petugas kebersihan maupun pegawai rumah sakit yang ruangannya mengalami kebanjiran melakukan pembersihan.
"Tidak terlalu mengganggu pelayanan dan saat ini sudah mulai melakukan pembersihan," katanya.
Walau ada empat ruangan yang mengalami kebanjiran, tapi untuk ruang rawat inap di rumah sakit tersebut tidak ada yang digenangi air, karena semuanya memiliki bangunan yang cukup tinggi. Karena merupakan bangunan baru dibangun.
--page
"Ruang rawat inap tidak ada yang kebanjiran, karena merupakan ruangan baru yang cukup tinggi," ungkapnya. Banjir di RSUD dr Murjani Sampit sendiri hanya terjadi di lorong masuk saja.
Tingginya mencapai mata kaki. Hal itupun membuat sejunlah pembesuk maupun pegawai harus berhati-hati dan menjinjing sepatu maupun sandal mereka agar tidak kebasahan. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








