BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah, Senin (12/11/2018) mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan penanganan dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kepala SMAN 1 Pangkalan Bun pada siswa laki-laki.
"Untuk masalah yang terjadi di SMAN 1 Pangkalan Bun kita sudah komunikasikan dengan pihak terkait yaitu wali siswa dan dewan guru serta instansi terkait. Tujuannya agar masalah ini tidak berkepanjangan," jelasnya.
Karena tentunya pihak terkait harus mengambil langkah konkret terkait keberadaan Kepsek tersebut.
"Hari ini saya sudah perintahkam Kadisdik Kobar untuk ikut kegiatan Kadisdik Provinsi Kalteng yang sekarang ini ada di sekolah itu. Sampai sejauh apa hasilnya nanti saya akan diberikan laporan terkait hal ini," sebutnya.
Ditanyakan apakah nanti akan ada pendampingan bagi siswa yang diduga menjadi korban pelecehan seksual, bupati mengiyakan.
"Saya sudah sampaikan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk & KB (DPAP2KB juga kita juga telah bekerjasama dengan Polres Kobar terkait perlindungan anak. Kita tentunya akan melakukan pendampingan dalam segi prikologisnya yang tertekan bila terindikasi ada korban dari dugaan kasus ini," tandasnya. (YUDA/B-6)








