LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Kabar bahagia itu didapat Intan Amalia Fadillah, peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lamandau yang ikut ujian di sesi terakhir (VI) hari kedua, Minggu (11/11/2018) malam. 

Wanita kelahiran Kediri, Jawa Timur 1989 ini menjadi satu-satunya peserta yang dinyatakan lulus passing grade SKD CPNS Lamandau dari 49 jumlah peserta yang tercatat mengikuti ujian saat itu. 

Dibincangi sesaat setelah keluar ruang ujian, Intan mengaku sangat bersyukur atas hasil tes yang didapatnya.

Dengan suara terbata-bata dan mata yang berkaca-kaca Intan juga merasa tak percaya telah menjadi satu-satunya peserta yang lulus di sesi VI hari kedua SKD CPNS Lamandau kala itu, seraya tak henti mengucap syukur. 

"Alhamdulillah ya Allah, Alhamdulillah. Maaf mas, saya masih gak percaya kalau saya bisa lulus (passing grade SKD)," ujar Intan yang kala itu langsung disambut dua sahabat yang mengantarnya ujian. 

--page

Kepada Borneonews, Intan bercerita bahwa tes CPNS kali ini merupakan tes kedua yang diikutinya.

"Saya sudah pernah ikut CPNS tahun 2014, tapi tidak lulus di tahapan SKD-nya, poinnya waktu itu masih kurang. Ini kedua kalinya saya ikut tes, dan Alhamdulillah SKD-nya lulus passing grade," ujar dia. 

Wanita lulusan D-III Kebidanan itu juga mengatakan, meski tidak lulus CPNS pada 2014, selama kurun waktu empat tahun terakhir ini ia bekerja dan mengabdi di Nanga Bulik, tepatnya di Puskesmas Bulik. 

"Sudah empat tahunan ini saya kerja di Puskesmas Bulik, tepatnya menjadi salah satu TSR di sana, Tenaga Suka Rela," bebernya. 

Meski menjadi peserta ke-11 yang dinyatakan lulus SKD dalam dua hari pelaksanaan SKD CPNS Lamandau, Intan justru mengaku tidak melakukan persiapan khusus untuk mengikuti SKD tersebut. 

"Enggak, saya sama sekali enggak melakukan persiapan khusus. Malah saya sibuk kerja seperti biasa saja. Ya, mungkin (bisa lulus ini) karena rezekinya saja kali ya. Saya syukuri saja," kata dia. 

Selebihnya, Intan juga berharap agar para peserta yang akan mengikuti ujian SKD CPNS tetap semangat dan optimis. Memurutnya, tidak ada hal yang tak mungkin terjadi.

"Saya merasakan suasana kebatinan para peserta, mengetahui minimnya peserta yang lulus pasti perasaan campur aduk, itu juga yang saya rasakan. Tanpa bermaksud apa-apa, bagi peserta yang belum tes saya harap tetap semangat, tetap optimis, semoga dapat yang terbaik," harapnya. 

Diketahui, Intan Amalia Fadillah berhasil lulus SKD CPNS setelah hasil ujiannya berhasil melewati passing grade (nilai ambang batas nimilal) pada tiga kategori materi yang diujikan.

Untuk materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) berhasil meraih poin 80 dari passing grade sebesar 75, Tes Intelegensia Umum (TIU) sebesar 85 dari passing grade 80, serta untuk materi Tes Karakter Pribadi (TKP) memeroleh poin sebesar 150 dari passing grade 143. (HENDI NURFALAH/B-6)