BORNEONEWS, Palangka Raya- Proses pemindahan konduktor dari tower emergency ke tower utama (SUTT) yang roboh di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, diperkirakan hanya butuh waktu dua jam.
Saat ini, petugas dari PLN masih terus berupaya menuntaskan pekerjaan akibat ambruknya SUTT 150 kilovolt tersebut.
"Pemasangan tower permanen masih lama. Kalaupun sudah jadi, proses pemindahan biasanya memakan waktu 2 jam," ungkap Humas PLN Rayon UP3 Palangka Raya Dedy Yunarto kepada borneonews.co.id, Senin (12/11/2018).
Soal jadwal proses pemindahan, Dedy menyebut menunggu informasi selanjutnya. "Selama belum ada informasi resmi, belum ada dikatakan dipindah," tuturnya.
Sebelumnya, beredar kabar bakal ada pemadaman selama dua hari saat proses pemindahan konduktor dari tower emergency ke tower utama.
--page
Pihak PLN kemudian menyatakan bahwa informasi itu tidak benar alias hoax. Kabar itu sengaja disebar pihak tidak bertanggung jawab.
Pihaknya mengimbau semua pelanggan PLN dan masyarakat Kota Palangka Raya tetap tenang dan bijak dalam menyikapi kabar tersebut. (BUDI YULIANTO/B-3)








