BORNEONEWS, Nanga Bulik - Meskipun pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lamandau 2018 sudah berlangsung selama tiga hari dengan total peserta yang telah ikut ujian 860 orang, belum ada satupun peserta yang lulus passing grade untuk formasi guru.
Padahal, dari 200 kuota yang yang tersedia, formasi tenaga pengajar atau guru tersebut merupakan formasi dengan tingkat kuota paling banyak dibanding yang lainnya.
"SKD CPNS Lamandau telah berlangsung selama tiga hari dengan jumlah peserta yang mengikuti ujian sebanyak 860 orang, namun tak satupun dari jumlah itu yang lulus passing grade SKD untuk formasi guru," ungkap Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lamandau, Agus Widayat, Selasa (13/11/2018).
Agus menyebut, sejatinya formasi guru merupakan formasi dengan jumlah kuota terbanyak yang disediakan pada rekrutmen CPNS tahun ini yakni sebanyak 83 formasi, dengan bidang dan lembaga yang variatif, mulai dari guru PAUD, SD hingga guru SMP.
Diurutan kedua, formasi yang cukup banyak juga adalah tenaga kesehatan dengan jumlah formasi sebanyak 67 orang.
--page
"Selain itu, formasi lain yang disediakan adalah formasi untuk berbagai jabatan tenaga teknis, yang kuota mencapai 50 formasi," tukas Agus.
Hingga hari ketiga Senin (12/11/2018), dari 860 peserta yang sudah mengikuti SKD CPNS Lamandau, hanya ada 16 peserta yang dinyatakan lulus passing grade SKD, di mana mayoritas dari yang lulus tersebut adalah peserta yang membidik formasi tenaga kesehatan, dan sisanya adalah peserta yang melamar dengan pilihan formasi tenaga teknis. (HENDI NURFALAH/B-5)








