BORNEONEWS, Nanga Bulik - Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) VIII tingkat Kabupaten Lamandau resmi ditutup Senin (12/11/2018) malam.
Peserta dan kafilah terbaik sudah diumumkan. Pemkab Lamandau meminta agar para pemenang lomba jangan berpuas diri dan terlena dengan prestasi yang didapat.
"Kepada para peserta dan kafilah yang sudah menang dalam STQ kali ini, jangan lantas berpuas diri. Karena tugas dan tanggungjawabnya tidak berhenti sampai di sini," pinta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Heru Priyono saat menyampaikan sambutan bupati.
Heru mengatakan tugas dan tanggungjawab pemenang STQ justru akan semakin berat, karena akan menjadi duta Lamandau diajang yang sama tingkat Provinsi Kalimantan Tengah pada 2019.
Heru berpesan bagi yang belum berhasil menorehkan prestasi terbaik jangan berkecil hati. Dia menilai, ketidakberhasilan pada event STQ kali ini justru harus menjadi pemacu bagi peningkatan kualitas peserta yang bersangkutan.
--page
Heru menegaskan selain menjadi ajang seleksi untuk mencari Qari Dan Qari'ah terbaik yang akan menjadi wakil Kabupaten Lamandau pada STQ tingkat Provinsi Kalteng, gelaran STQ VIII juga memiliki maksud yang antara lainnya sebagai salah satu wadah bagi umat Islam melakukan syi'ar agama yang bertujuan untuk meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan kepada Allah SWT.
Diketahui, pada gelaran STQ tingkat kabupaten 2018 ini kafilah Kecamatan Bulik berhasil menjadi yang terbaik di beberapa cabang lomba sehingga dinobatkan menjadi juara umum. (HENDI NURFALAH/B-6)








