BORNEONEWS, Kasongan - Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar Kasongan Kabupaten Katingan dikeluhkan.
"Saya tadi malam mengantar anak berobat ke salah satu dokter umum yang ada di Kasongan karena badannya panas sejak tiga hari lalu, dokter menyarankan untuk tes darah di laboratorium RSUD Mas Amsyar Kasongan karena dikhawatirkan terindikasi DBD, tapi ternyata sesampainya di lab petugasnya bilang kalau lab yang ada rusak tidak bisa cek darah," tutur salah seorang ibu rumah tangga warga Jalan Soekarno.- Hatta Kasongan yang tidak bersedia namanya disebut, Selasa (13/11/2018).
Menurutnya, saat di laboratorium RSUD Mas Amsyar ada dua orang perempuan yang bertugas. "Gak bisa alatnya kalau untuk cek darah, saya sarankan ibu cek darahnya di Palangka aja ya," ujar warga tadi menirukan petugas medis yang berjaga di ruang lab itu.
Padahal, kata sumber tadi, saat di ruang dokter praktik ada pasien yang juga baru tiba melakukan cek darah di laboratorium RSUD Mas Amsyar itu.
"Saya heran kenapa orang lain bisa cek darah itu dan hanya buuh waktu sekitar 15 menit keluar hasilnya, sedangkan saat saya mengantar anak mau cek darah katanya alatnya rusak," keluhnya.
Padahal, lanjutnya pihak dokter praktik yang menyarankan agar anaknya dibawa ke laboratorium RSUD Mas Amsyar untuk cek darah itu guna mengetahui penyakit yang dideritanya apakah terkena gejala penyakit demam berdarah dengue atau penyakit lainnya.
"Kalau kayak gini mayarakat kan sudah mau cek darah aja harus jauh-jauh ke Palangka Raya," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)








